SMP Negeri 1 Ngadirojo terus menunjukkan komitmennya dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Workshop Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) yang digelar di Laboratorium IPA 1, Senin, 22 Desember 2022. Workshop ini menjadi ruang belajar bersama bagi guru untuk mengoptimalkan teknologi sebagai pengungkit kualitas pembelajaran.
Kegiatan yang dimoderatori oleh Murniati, guru Bahasa Inggris SMPN 1 Ngadirojo, berlangsung dinamis dan interaktif. Seluruh guru mengikuti workshop dengan penuh antusias sejak acara dimulai pukul 08.00 WIB. Suasana khidmat terasa saat pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, menandai semangat kebersamaan dan dedikasi untuk pendidikan. Plt Kepala SMPN 1 Ngadirojo, Agus Dwianto, dalam sambutannya menekankan pentingnya transformasi digital di dunia pendidikan. Ia menyampaikan bahwa perkembangan teknologi tidak dapat dihindari dan justru harus dimanfaatkan secara cerdas untuk meningkatkan daya saing global peserta didik. Menurutnya, guru memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan tuntutan zaman.

Workshop kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber Deni Setyowati, guru IPA sekaligus tim pengelola IFP SMPN 1 Ngadirojo. Deni merupakan salah satu guru yang telah mengikuti pelatihan IFP di tingkat Sub Rayon 01 Wonogiri. Dalam penyampaiannya, ia mengulas secara komprehensif mengenai konsep Interactive Flat Panel, mulai dari pengertian, fungsi, hingga tujuan penggunaannya dalam pembelajaran.Deni menjelaskan bahwa IFP dirancang untuk mendukung pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan bermakna. Melalui perangkat ini, guru dapat mengintegrasikan berbagai media pembelajaran secara interaktif sehingga proses belajar tidak lagi bersifat satu arah. Ia juga menegaskan harapannya agar seluruh guru ESPENSA mampu memanfaatkan perangkat digital smart classroom secara optimal demi peningkatan mutu pendidikan.
Puncak kegiatan ditandai dengan sesi praktik penggunaan IFP. Seluruh guru secara bergantian mencoba langsung mengoperasikan perangkat sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. Sesi ini menjadi ajang eksplorasi sekaligus pembuktian bahwa teknologi dapat menjadi mitra strategis guru dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan.Melalui workshop ini, SMPN 1 Ngadirojo menegaskan langkah nyatanya dalam membangun ekosistem pembelajaran berbasis digital. Tidak sekadar mengikuti tren, tetapi menghadirkan transformasi yang berdampak langsung pada kualitas proses belajar mengajar di kelas.
Dibaca 12x







Tinggalkan Komentar