Ngadirojo, 2 Februari 2026 — SMP Negeri 1 Ngadirojo menyelenggarakan kegiatan refleksi kokurikuler yang diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) pada Senin, 2 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi sekaligus merefleksikan pelaksanaan kokurikuler sebagai bagian integral dari proses pembelajaran di sekolah.
Acara diawali dengan sambutan Kepala SMP Negeri 1 Ngadirojo, Agus Dwianto, yang menegaskan bahwa kokurikuler merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembelajaran. Beliau menyampaikan bahwa kokurikuler pembelajaran mendalam (deep learning) adalah kegiatan terstruktur yang dirancang untuk memperkuat, memperdalam, dan memperkaya materi intrakurikuler melalui pengalaman nyata, kolaborasi, serta refleksi. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Refleksi pertama disampaikan oleh Koordinator Kokurikuler Kelas VII, Dwi Astuti Cahyaningsih. Beliau menjelaskan bahwa pada Semester 1 dan Semester 2, kokurikuler kelas VII mengusung tiga tema, yaitu Lingkungan, Kesehatan Organ Tubuh, dan Sekolah Ramah Anak. Seluruh tema tersebut telah terlaksana dengan lancar. Dalam pelaksanaannya, peserta didik berperan aktif dalam setiap kegiatan. Selain itu, peran wali kelas sangat penting dalam pendampingan kokurikuler agar peserta didik merasa nyaman, aman, dan termotivasi dalam mengikuti kegiatan.
Selanjutnya, refleksi disampaikan oleh Koordinator Kokurikuler Kelas VIII, Herma Rusdianawati. Beliau bersama tim menyusun jurnal kokurikuler sebagai alat monitoring sehingga keterlaksanaan kegiatan dapat terpantau dengan baik. Secara umum, kegiatan kokurikuler kelas VIII telah berjalan dengan baik. Salah satu kegiatan yang menonjol adalah Kokurikuler Rabu Religi, yang dilaksanakan sesuai dengan keyakinan masing-masing peserta didik. Peserta didik beragama Islam melaksanakan salat Duha, membaca ayat suci Al-Qur’an, serta menghafal surat-surat pendek, sedangkan peserta didik non-Islam melaksanakan kegiatan pujian dan pembacaan Alkitab. Kegiatan ini dinilai mampu menumbuhkan sikap religius dan toleransi antarumat beragama.
Refleksi terakhir disampaikan oleh Koordinator Kokurikuler Kelas IX, Menik Erwati. Beliau memaparkan bahwa kokurikuler kelas IX mengusung tiga tema, yaitu Aksi Moral Remaja Berkarakter dan Kreatif, Hijau Bumiku Lestari Alamku, serta Desaku, Destinasi Wisata Baru. Seluruh kegiatan telah direncanakan dan diprogramkan sejak awal semester. Berdasarkan refleksi yang dilakukan, seluruh agenda kokurikuler kelas IX terlaksana dengan baik dan sesuai dengan perencanaan.
Melalui kegiatan refleksi ini, SMP Negeri 1 Ngadirojo berharap pelaksanaan kokurikuler ke depan semakin berkualitas dan mampu mendukung terwujudnya pembelajaran mendalam yang bermakna bagi peserta didik. Kolaborasi antara guru, wali kelas, dan seluruh warga sekolah menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan kokurikuler di SMP Negeri 1 Ngadirojo
Dibaca 4x







Tinggalkan Komentar